Salah, Silih, Suluh : Belajar dari Pengalaman


Kenapa orang dinyatakan bersalah, pasti melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan norma, SOP, atau Hukum, maupun agama. Manusia memang tempatnya salah dan lupa, jika satu kali mungkin khilaf tapi kalo jangan sampai dua kali bersalah yang sama. Kalau melakukan kesalahan yang sama dua kali itu bukan lupa, demikian juga kalau lupa hal yang sama dua kali mungkin disengaja.

Belajar dari kesalahan sebelumnya, maka kita akan lebih baik kedepannya. Tahun lahir menjadi introspeksi pertambahan umur seharusnya menjadikan kita lebih baik. Di tahun lalu kesalahan-kesalahan apa saja yang pernah diperbuat, untuk diperbaiki di tahun ini. Insha allah bulan Maret 2026 ini saya genap 48 Tahun dan mudah-mudahan kesalahan-kesalahan di tahun-tahun sebelumnya bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk memperbaiki diri. Saya mengucapkan selamat ulang tahun juga buat rekan-rekan sebagai berikut yang lahir di bulan Maret

  1. Dr. Wida Pradiana, S.P., M.Si (1 Maret)
  2. Ade Gunawan (4 Maret)
  3. Jalil (4 Maret)
  4. Suherlan , S.ST., M.P. (5 Maret)
  5. Ai Nurjanah (5 Maret)
  6. Rani Hartini,S.Pd. (6 Maret)
  7. Rudi Hartono, S,ST., M.P. (7 Maret)
  8. Doni Mariyanto, S.E. , M.M. (9 Maret)
  9. Rita Setiawati, S.P., M.M. (9 Maret)
  10. Dr. Aminudin, S.TP., M.Si. (12 Maret)
  11. Anwar, S.ST. (15 Maret)
  12. Muksin (17 Maret)
  13. Marysan (17 Maret)
  14. Asep Rudiana (26 Maret)
  15. Opik Ahmad Taopik, S.Pd., M.Pd. (29 Maret)
  16. Endang Krisnawati, S.P.,M.P. (30 Maret)
  17. Ni Kadek Karisma Dewi, S.ST. (30 Maret)

Perilaku salah bisa diperbaiki dengan silih asah, silih asih, silih asuh sehingga menjadi silih wangi. Jangan-jangan salah itu terjadi karena kurangnya ilmu sehingga perlu diasah kembali ilmunya baik dengan refreshmen atau rekognisi maupun dengan peningkatan pengetahuan. Kesalahan yang timbul dari kekurang pekaan kita sebagai teman sejawat, atasan, maupun bawahan perlu ditumbuhkan asih atau sayang dengan sesama. Kita juga perlu saling memberikan teguran secara sabar terhadap sesama dan memberikan bimbingan dan pengasuhan agar kesalahan-kesalahan dapat dihindari. Jika semua hal tersebut dapat dilakukan insha allah akan saling memberikan kebanggan bersama sehingga membuat wangi atau harum nama semuanya.

Ketika salah sudah pernah kita rasakan, dengan dukungan silih asah-asih-suh-wangi dari rekan sejawat, atasan dan bawahan insha allah akan menjadikan kita sebagai pemberi kebenaran bagi masyarakat luas. kita bisa menjadi suluh yang mampu menerangi saat gelap gulita, kita bisa menjadi suluh yang mampu menghangatkan saat kita dingin. Kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain yang membutuhkan berdasarkan semua pengalaman yang kita miliki. 

Pengalaman katanya menjadi guru yang terbaik, baik itu pengalaman dalam melakukan kebenaran maupun pengalaman dalam melakukan kesalahan. Belajar dari pengalaman tentunya tidak harus mengalami sendiri, tapi bisa belajar dari pengalaman orang lain. Untuk hal-hal yang baik maka pengalaman orang lain kita ikuti, tapi untuk hal-hal yang buruk dari pengalaman orang lain maka seharusnya bisa kita hindari.

Rudy_Bogor

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama